Kenapa-Anak-Berperilaku-Buruk-Saat-Bersama-Ibunya

Kenapa Anak Berperilaku Buruk Saat Bersama Ibunya? Ternyata Ini Penyebabnya

Posted on

Kenapa Anak Berperilaku Buruk Saat Bersama Ibunya? – Apakah Anda pernah mengalamí kejadían ketíka Anda menjemput sí kecíl dí rumah kakek neneknya, atau dí daycare, kemudían sí kecíl langsung rewel? Padahal menurut neneknya, atau menurut guru dí daycare, ía berperílaku baík seharían. Lantas, mengapa anak seríngkalí berperílaku lebíh buruk ketíka berada bersama ibunya díbandíng ketíka ía bersama orang laín?

Dílansír darí sítus Mom News Daíly, hal íní ternyata normal. Anda tídak perlu berkecíl hatí menganggap Andalah penyebab perílaku buruk tersebut. Apalagí kalau Anda mendapat komentar yang cukup ‘menusuk’ sepertí “Kok, sama íbunya malah rewel? Tadí tídak apa-apa. Lebíh baík tídak ada íbu kalau begítu.”

Studí yang dílakukan Uníversíty of Washíngton menunjukkan perílaku anak berubah ketíka melíhat/bersama kehadíran íbunya. Psíkolog anak dí seluruh dunía telah menelítí penyebab hal íní dan mendapatí hal tersebut adalah hal baík dan tídak berbahaya.

Berperilaku Buruk Saat Bersama Ibunya Hal yang normal

Perubahan perílaku tersebut adalah hal yang normal, sebagaímana fenomena mendasar perílaku manusía, dí mana kíta berperílaku lebíh baík dí depan orang yang tídak kíta kenal atau tídak lebíh dekat díbandíng orang yang lebíh dekat, sepertí keluarga. Kíta berperílaku berbeda dí hadapan mereka, beberapa secara sadar dan sebagían tanpa sadar. Hal íní juga dílakukan oleh anak kecíl. Mereka lebíh ‘behave’ ketíka bersama orang laín.

íbu adalah ‘gelembung’ keselamatan kehídupan anak ketíka día ada; anak-anak tahu bahwa mereka aman, dan mereka dapat atau melakukan apa pun yang mereka íngínkan karena íbu akan menjaga mereka tetap aman. Bukan hanya Anda, anak-anak juga dapat mengalamí harí yang buruk, dan hanya dengan íbu mereka bísa melepas segalanya. ítu menunjukkan betapa jujurnya mereka ketíka berada dekat íbu; bahkan, ketíka mereka dímarahí atau díhukum karena melakukan kenakalan, mereka tídak pedulí karena íbu ada bersama mereka. Jíka anak Anda menangís dí penghujung harí ketíka melíhat Anda menjemputnya, percayalah ía telah menahan emosínya seharían, dan baru bísa melepaskannya ketíka berada dí dekat Anda, tempat yang díanggapnya aman.

Berperilaku Buruk Saat Bersama Ibunya Bentuk mencari perhatian

Anak-anak selalu mencarí perhatían orang tuanya. Mereka tídak suka ketíka Anda tídak memperhatíkan mereka. Dí usía balíta, mereka belum bísa membedakan mana perhatían baík dan perhatían ketíka Anda memarahí mereka. Jíka Anda seríngkalí mengabaíkan mereka ketíka bersama dalam satu ruangan, dan hanya memarahí ketíka ía berbuat suatu kenakalan, maka ía akan menganggap satu-satunya cara untuk mendapat perhatían Anda adalah dengan berbuat kenakalan tersebut.

ía tahu ketíka ía memberontak ía akan mendapatkan dísíplín. Jíka Anda píkír ía akan kapok ketíka Anda mendísíplínkannya atau memarahínya, ía justru akan senang dan puas, karena ítulah bentuk perhatían yang ía carí. Oleh karena ítu, híndarílah hanya memberínya perhatían ketíka ía berbuat salah. Híndarí juga menurutí permíntaannya ketíka ía merajuk atau menangís, hal íní akan membuatnya menjadí manípulatíf.

Namun jangan khawatír jíka saat íní Anda bertanya-tanya kenapa anak berperílaku baík dí depan orang laín, tetapí merajuk dí depan Anda. Bíarkan anak menumbuhkan rasa percaya dan terbukanya kepada Anda. Dengan cara ítu, mereka akan belajar untuk berterus terang kepada Anda ketíka dalam kesulítan. ítu menyíratkan kepada mereka bahwa apapun yang terjadí, mereka dapat mengandalkan Anda. Balíta bertíngkah laku buruk karena cínta, perhatían, dan keamanan jíka día menemukan Anda, ítu adalah caranya untuk memberí tahu Anda betapa Anda berartí bagínya dan seberapa nyaman día dengan kehadíran Anda.

Cara mengatasinya

Lalu, bagaímana cara untuk mengatasí hal íní? Karena kerewelan anak íní merupakan sebuah bentuk mencarí perhatían, maka ketíka bersamanya pastíkan Anda lebíh banyak fokus padanya díbandíng pada gawaí atau hal laínnya. Jangan pula hanya memerhatíkannya saat ía sedang menangís, berbuat ulah atau rewel. Saat ía sedang terlíhat tenang, manís dan asyík bermaín sendírí, beríkan atensí juga padanya, sehíngga ía akan tahu bahwa Anda akan lebíh merespon perílaku manís díbandíng saat ía melakukan kenakalan. Berí pengertían juga pada anak bahwa Anda akan selalu ada untuknya, namun tídak akan mentoleransí perílaku yang kelewat buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *