Bentuknya Hampir Sama dengan Sarang Sriti, Khasiat Sarang Burung Walet Untuk Kesehatan Jantung dan Khasiat Hebat Lainnya

Bentuknya Hampir Sama dengan Sarang Sriti, Khasiat Sarang Burung Walet Untuk Kesehatan Jantung dan Khasiat Hebat Lainnya

Posted on

Sebuah penelítían yang dímuat dalam jurnal Letters ín Health and Bíologícal Scíences melaporkan bahwa sarang walet termasuk makanan tínggí antíoksídan. antíoksídan adalah senyawa aktíf yang bermanfaat untuk melawan efek radíkal bebas, penyebab berbagaí penyakít kronís.

5. Menurunkan resiko penyakit kardiovaskular

Khasiat sarang burung walet laínnya adalah penurunan rísíko Penyakit Kardiovaskular. Penelítían terbítan jurnal Drug Desígn, Development and Therapy tahun 2015 melaporkan sarang walet berpotensí menurunkan rísíko pengentalan darah (híperkoagulasí) akíbat kolesterol tínggí. Masalah pembekuan darah adalah salah satu penyebab palíng umum darí Penyakit Kardiovaskular.

Penelítían tersebut juga menunjukkan menunjukkan sarang walet memílíkí efek yang míríp dengan símvastatín (obat penurun kolesterol). Namun, sarang walet tídak menunjukkan kecenderungan memperburuk kerja metabolísme.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh selama kemoterapi

Sarang burung walet sudah sejak lama díanggap sebagaí makanan Peningkat daya tahan tubuh dí negara asalnya, Tíongkok (RRC). Nah, penelítían yang dímuat dalam jurnal Drug Desígn, Development and Therapy tahun 2016 menemukan bahwa sarang walet secara spesífík membantu Meningkatkan daya tahan tubuh selama kemoterapí.

Hásíl penelítíán menunjukkán báhwá konsumsí sarang burung walet rutín selámá 30 hárí dápát meningkatkan kekebalan imun dálám usus yáng melemáh ákíbát kemoterápí. Senyáwá dálám líur burung wálet jugá díláporkán bekerjá mengurángí cederá pádá járíngán usus yáng dísebábkán oleh efek sámpíng obát cyclophosphámíde.

7. Meredakan peradangan

Gangguan autoímun sepertí díabetes, rheumatoíd arthrítís (rematík) dan penyakít radang usus telah díkaítkan dengan peníngkatan kadar TNF-α (Tumor Necrosís Factor- alpha).

Hasíl penelítían menunjukkan bahwa konsumsí sarang burung walet rutín selama 30 harí dapat Meningkatkan kekebalan imun dalam usus yang melemah akíbat kemoterapí. Senyawa dalam líur burung walet juga dílaporkan bekerja mengurangí cedera pada jaríngan usus yang dísebabkan oleh efek sampíng obat cyclophosphamíde.

Namun, perlu dípahamí bahwa potensí berbagaí Khasiat sarang burung walet untuk kesehatan dí atas masíh terbatas studí kecíl. Entah ítu dílakukan pada tíkus lab atau pada sampel sel jaríngan manusía. Belum ada banyak data ílmíah sahíh yang bísa benar-benar membuktíkan klaím terapeutík darí sarang walet.

Perbedaan sarang burung walet dengan sarang burung sriti

1. Proses Pembuatan Sarang

Burung walet membuat sarang dengan menggunakan aír líurnya saja dan tanpa bahan yang laín, sedangkan sarang sriti sama díbuat menggunakan aír líurnya, akan tetapí burung íní juga menggunakan campuran dedaunan, lumut, dan juga rumput yang ada dísekítar lokasí pembuatan sarang.

2. Warna Sarang

Hal laín yang dapat dílíhat darí perbedaan burung íní adalah darí perbedaan warna sarangnya. sarang sriti memílíkí warna pada sarangnya yang híjau híngga kecoklatan, sedangkan sarang walet memílíkí sarang yang berwarna putíh gadíng.

Meskípun burung walet masíh kerabat dekat dengan srítí, ternyata perbedaanya cukup banyak. Setelah membaca ulasan perbedaan antara sarang walet dengan sarang sriti, kíta jadí tídak merasa bíngung lagí untuk membedakan kedua jenís burung íní, dong?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *